Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Dikebut, Pemkab Kediri Siapkan Rp2 Miliar untuk Finishing

admin
Img 20260520 Wa0005

Disperdagin menargetkan proses tender selesai dalam dua bulan ke depan. Setelah itu, pengerjaan finishing diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan.

“Kalau sesuai timeline, Insyaallah bulan November seluruh pekerjaan Pasar Ngadiluwih sudah tuntas,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Disperdagin juga mulai menata penempatan pedagang agar aktivitas pasar berjalan tertib dan nyaman. Saat ini proses penomoran kios dan lapak, pemetaan zonasi, hingga pendataan pedagang mulai dilakukan secara bertahap.

Nantinya, Pasar Ngadiluwih akan menampung sekitar 700 lapak dan 41 kios permanen. Selain itu, area kuliner juga disiapkan untuk mendukung geliat ekonomi masyarakat sekitar.

Penempatan pedagang nantinya dilakukan melalui sistem undian berdasarkan zonasi jenis dagangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus menghindari potensi gesekan antar pedagang.

“Pedagang konveksi dengan konveksi, pracangan dengan pracangan, termasuk pedagang daging basah juga ditempatkan sesuai zonasinya. Jadi lebih tertib dan nyaman,” terang Tutik.

Sementara itu, terkait rencana penerapan sistem parkir elektronik (e-parking) seperti di Pasar Wates, Disperdagin menyebut program tersebut belum menjadi prioritas tahun ini. Pemkab memilih memfokuskan anggaran untuk memastikan pasar bisa segera beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat.

“Yang paling penting sekarang pasar segera dibuka, pedagang bisa kembali berjualan, dan roda perekonomian masyarakat kembali bergerak,” pungkasnya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!