Remaja Desa Plosokidul Dibekali Edukasi Hidup Sehat, Pemerintah Desa Tekankan Pentingnya Cegah Perilaku Berisiko

admin
Img 20260630 Wa0015

“Remaja perlu memiliki kemampuan untuk mengatakan tidak terhadap ajakan yang negatif. Mereka juga harus berani menentukan pilihan yang tepat demi masa depan mereka sendiri,” katanya.

Menurut Sunarto, persoalan pernikahan dini juga menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, hingga kondisi ekonomi keluarga di masa mendatang.

“Kami berharap para remaja memahami bahwa pernikahan harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi usia, mental, maupun ekonomi. Jangan sampai karena kurangnya pengetahuan akhirnya mengambil keputusan yang berdampak panjang bagi kehidupan mereka,” jelasnya.

Sunarto berharap edukasi semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan, sekolah, serta orang tua, sehingga upaya pembinaan remaja dapat berjalan lebih optimal.

“Harapan kami, remaja Desa Plosokidul tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, memiliki karakter yang baik, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan masyarakat. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah masalah terjadi,” pungkasnya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!