Catatan Manis Dipenghujung Tahun 2023, Bupati Kediri Hadirkan Sekolah Gratis Hingga Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non ASN

admin
Img 20231231 Wa0186

Mediaciber.net.Kediri – Coretan manis dipenghujung tahun 2023, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan banyak hal mulai dari menghadirkan sekolah gratis hingga meningkatkan kesejahteraan guru non ASN.

Mas Dhito panggilan akrab Bupati Kediri Haninditho Hiwamawan Pramana menghadirkan boarding school gratis dengan tujuan agar setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh pendidikan, termasuk mereka anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Bekerjasama dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF), SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school menjadi sekolah gratis pertama yang didirikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Di tahun ajaran 2023/2024 ini sebanyak 130 anak menjadi siswa sekolah itu.

“Spirit pendirian sekolah ini adalah mengangkat derajat hidup masyarakat kita yang paling bawah. Mereka yang menjadi siswa sekolah itu harus benar-benar dari keluarga yang tidak mampu,” ucap orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini.

Dengan mendapat kesempatan bersekolah gratis, anak-anak dari keluarga kurang mampu ini dalam jangka panjang diharapkan dapat bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang terbaik sehingga dapat mengangkat derajat hidup keluarga.

Kualitas pendidikan termasuk kehidupan keseharian siswa selama di asrama menjadi perhatian serius bupati muda ini. Mas Dhito terus memantau perkembangan siswa, bahkan tak jarang dirinya melakukan kunjungan ke sekolah.

“Orang tua mereka menitipkan anaknya kepada kami, maka kami punya tanggungjawab untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak-anak ini,” urainya.

Bersama PSF, pemerintah daerah mengupayakan para siswa setelah lulus nantinya memiliki kesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi melalui jalur beasiswa. Terlebih program beasiswa ini di Pemerintah Kabupaten Kediri dari tahun ke tahun terus digenjot.

Pada tahun 2023, pemerintah kabupaten kediri tercatat menyalurkan beasiswa GNOTA bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan nilai Rp23 miliar. Jumlah ini meningkat dari tahun 2022 sebanyak Rp22,5 miliar dan 2021 sebanyak Rp20 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!