Ultimatum Penambang Kediri: Truk ODOL Dibiarkan, Ribuan Massa Siap Kepung Jalan

admin
Img 20260218 Wa0035

Mediaciber.net.Kediri – Ketua Aliansi Penambang Tradisional dan Armada Kediri Raya, Tubagus Fitrajaya, kembali melontarkan kritik keras terhadap maraknya truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang masih bebas beroperasi di wilayah Kabupaten Kediri. Pernyataan itu muncul setelah temuan terbaru pada 17 Februari 2026 di kawasan Gabru, Kecamatan Gurah, yang menunjukkan truk bermuatan tinggi dengan terpal menjulang tetap melintas di siang hari tanpa hambatan berarti.

Fakta di lapangan tersebut dinilai menjadi bukti kuat bahwa persoalan ODOL belum disentuh secara serius oleh pihak berwenang, meski sorotan publik sudah mencuat sejak 10 Februari lalu.

“Kami sudah bicara terbuka. Kami sudah memberi waktu. Kalau dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dan penindakan tegas, kami pastikan akan turun ke jalan,” tegas Tubagus dengan nada keras. Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, sikap diam aparat justru memperparah ketidakadilan bagi pelaku usaha lokal yang selama ini berupaya patuh aturan.

“Kami ini usaha lokal. Kami bayar pajak, kami ikut aturan. Tapi kalau pelanggaran dibiarkan, di mana keadilan? Kalau hukum tidak ditegakkan, kami punya hak menyuarakan kebenaran. Dan itu akan kami lakukan secara besar-besaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, rencana aksi bukan sekadar ancaman, melainkan bentuk kontrol sosial yang sah dalam negara demokrasi. Aksi tersebut disebut berpotensi melibatkan penambang tradisional, sopir armada, hingga elemen masyarakat yang peduli terhadap keselamatan jalan dan keadilan usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!