Dari Kunjang, Revolusi Belajar Dimulai: Siswa Tanam Lidah Buaya, Sekolah Tanam Masa Depan

admin
Img 20260330 Wa0009

Mediaciber.net.Kediri – Transformasi pendidikan berbasis kearifan lokal mulai menemukan bentuk nyatanya. SMPN 1 Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menghadirkan inovasi pembelajaran melalui program Tanam Lidah Buaya (Talibuy), sebuah gerakan edukasi yang mengintegrasikan pelestarian budaya lokal, pendidikan lingkungan, dan penguatan karakter peserta didik.

Sebanyak 270 bibit lidah buaya ditanam serentak oleh ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX pada 6 Maret 2026 di lingkungan sekolah. Setiap kelas mendapat tanggung jawab merawat 10 tanaman sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek bertema Melestarikan Budaya Lokal Setempat.

Bibit tanaman merupakan bantuan dari PT Keong Nusantara Abadi (Wong Coco) yang juga memberikan pendampingan teknis kepada siswa, mulai dari pengolahan media tanam, teknik budidaya, hingga perawatan berkelanjutan.

Sebelum penanaman, siswa mengikuti rangkaian edukasi pada 1–2 Maret 2026 mengenai karakter tanaman lidah buaya, manfaat kesehatan, potensi industri olahan, serta peluang ekonomi berbasis sumber daya lokal. Pembelajaran dilakukan secara langsung di lapangan, menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif.

Para siswa bahkan mengenakan atribut petani seperti caping dan pakaian kerja lapangan sebagai simbol penghormatan terhadap profesi masyarakat agraris yang menjadi identitas wilayah Kunjang.

Galang, siswa kelas VIII E, mengaku metode pembelajaran tersebut membuat materi lebih mudah dipahami.

“Kami belajar langsung dari praktik. Jadi tahu bagaimana tanaman bisa tumbuh baik dan apa manfaatnya bagi masyarakat,” katanya. Senin (30/3/2026).

Selain praktik budidaya, siswa juga mengembangkan proyek pembuatan prototipe produk skincare berbahan lidah buaya sebagai pengenalan kewirausahaan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!