Mediaciber.net.Kediri – Polemik terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Ngasem, Kabupaten Kediri, masih bergulir. Namun, pandangan berbeda disampaikan aktivis senior Khoirul Anam yang menilai tata kelola anggaran di sekolah tersebut telah berjalan sesuai regulasi.
Dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026), Khoirul Anam menyebut klarifikasi yang sebelumnya disampaikan pihak sekolah menunjukkan sikap transparan serta kesiapan untuk diaudit oleh lembaga berwenang.
“Jika sebuah institusi pendidikan menyatakan siap diaudit, itu menandakan keterbukaan. Kita harus objektif dan tidak membangun opini negatif tanpa data pembanding yang jelas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan Dana BOS memang kerap menjadi sorotan publik. Namun, menurutnya, mekanisme penggunaan anggaran tersebut telah diatur secara ketat oleh pemerintah. Karena itu, ia mengimbau semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan adanya penyimpangan tanpa proses verifikasi yang komprehensif.
Khoirul Anam juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dunia pendidikan dari tekanan opini yang belum tentu berdasar. Ia khawatir polemik yang berkembang justru mengganggu kinerja tenaga pendidik serta aktivitas belajar siswa.
“Sekolah memiliki fokus utama pada proses pendidikan. Jangan sampai energi habis untuk menjawab tudingan yang belum tentu benar. Jika ada dugaan, tempuh jalur resmi seperti audit atau pemeriksaan inspektorat,” tegasnya.












