Mediaciber.net.Kediri – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kediri kembali diterpa isu serius. Belum reda kasus sebelumnya, kini giliran MI Ata’awun, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, yang dilanda dugaan keracunan massal, Senin (27/4/2026).
Puluhan siswa mendadak mual dan muntah usai menyantap makanan dari program MBG. Sejumlah anak bahkan tumbang di sekolah, menciptakan suasana panik di kalangan guru dan siswa.
Insiden ini bukan sekadar kejadian biasa. Muncul dugaan adanya silent case orang tua yang memilih diam dan tidak melaporkan kondisi anaknya. Situasi ini memantik tanda tanya besar: ada apa di balik bungkamnya para wali murid?
Evakuasi darurat pun dilakukan. Para siswa yang terdampak dilarikan ke RS SLG Kediri sekitar pukul 13.00 WIB untuk mendapatkan penanganan medis.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib, membenarkan adanya korban yang harus dirawat.
“Total lima anak dirawat karena muntah-muntah, satu sudah dipulangkan,” ungkapnya. Selasa (28/4/2026).
Sebagai langkah cepat, operasional SPPG Tugurejo langsung dihentikan sementara. Tim Satgas juga diterjunkan untuk mengusut penyebab insiden yang kembali mencoreng program MBG ini.












