Disampaikan Teguh Budiartoyo, bahwa operasi ini telah berlangsung sejak tanggal 22 Desember lalu dan berakhir hingga 30 Desember.
“Merupakan agenda rutin menjelang Natal dan tahun baru. Tujuannya mengantisipasi terjadi gangguan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Dipilihanya tempat hiburan malam, karena tempat hiburan ini pusat berkumpulnya anak-anak muda. Kami antisipasi adanya pesta miras dan pemakaian narkoba,” jelasnya.
Sementara itu, petugas BNN juga melakukan pemeriksaan tes urine terhadap sejumlah pengunjung dan pemandu lagu. Namun tidak satupun, ditemukan hasil positif.(sinyo)










