Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung Muhadi mengungkapkan konker ini digelar setahun sekali dan merupakan amanah AD/ART. Tujuannya untuk merumuskan program kerja selama satu tahun. “Pada awal itu kita membahas dan menetapkan program 5 tahun. Kemudian tiap tahun kita prioritaskan program yang mana,” ungkapnya.
Menurut Muhadi, hasil konker ini akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi dan aksi nyata dari program itu. Nanti apa yang akan dikerjakan itu yang diharapkan dalam satu tahun ini.
“Melalui konker ini harapannya mudah-mudahan nanti dengan ditetapkannya program kerja, kita dapat mengerjakan arah dan pedoman untuk satu tahun ini. Apa yang kita prioritaskan akan kita kerjakan. Disamping rekomendasi-rekomendasi yang akan kita rumuskan pada kesempatan ini,” tegasnya.

Muhadi menambahkan, kita harus mempunyai strategi dan berharap konker ini mampu melahirkan suatu terobosan-terobosan yang strategis agar mampu memecahkan persoalan-persoalan itu bersama-sama untuk kemajuan Pendidikan,” terangnya.
“Mari kita bersama-sama memajukan pendidikan dengan cara berjuang dengan sungguh sungguh dan ikhlas, hal itu adalah tantangan nyata di depan mata kita. Oleh karena itu PGRI harus selalu update dan upgrade pengetahuannya. Semoga PGRI betul-betul mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya. (Als)










