
” Pada momen tadi saya sampaikan ke jajaran ada beberapa poin di antaranya. Pertama, konsistensi dan komitmen bahwa TNI tetap memegang teguh netralitas TNI. Saya sudah perintahkan beberapa kali kepada para Komandan Kodim (Dandim) dan jajaran untuk membuat posko Pemilu, termasuk juga membuat posko pengaduan, posko pengaduan yang tujuannya apabila ada prajurit kami yang mungkin terindikasi melakukan pelanggaran. Kalaupun ada terjadi pelanggaran, maka proses hukumnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Saya juga tadi sampaikan kepada jajaran untuk selalu berkolaborasi dengan Forkopimda atau tokoh masyarakat untuk sama – sama mensukseskan sehingga penyelenggaraan Pemilu bisa berjalan aman, damai dan lancar,” katanya saat diwawancarai awak media.
Dikatakannya, untuk kekuatan TNI di wilayah Korem 102/Pjg akan menggelar menyesuaikan dengan potensi wilayah, baik itu potensi yang ada hambatan atau ancaman, sedangkan kekuatan di tiap-tiap TPS nanti sifatnya fleksibel.
“TNI akan selalu memegang teguh netralitas dan kita akan membackup Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga pelaksanaan Pemilu bisa berlangsung dengan aman ,nyaman,lancar dan damai,” pungkasnya.(ryt)










