Kegiatan Sanggar Kerja dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pengajar bahasa Indonesia Cynthia Vientiani (Osaka University) dan Heryadi Ridwan (Ritsumeikan Asia Pacific University).
Pelatihan mendorong para pengajar dan pegiat bahasa agar memulai dari pengetahuan memahami teks (pengetahuan skemata) sebelum mengajarkan terkait tata bahasa (pengetahuan sistemik).
Sebagai upaya promosi bahasa Indonesia, sejak tahun 2021 KJRI Osaka bekerja sama dengan APPBIPA cabang Jepang telah melaksanakan KBI untuk tingkat Pemula level A1 dan A2 secara daring. Para peserta dapat mengikuti kursus tanpa dipungut biaya.
Dalam 3 tahun, kursus telah diikuti oleh 72 peserta WN Jepang dan 57 orang di antaranya dinyatakan lulus dan memenuhi kemampuan berbahasa Indonesia tingkat awal. Pada tahun 2023, KBI diikuti oleh 32 peserta dengan 22 di antaranya lulus level A1 dan A2.
Di sela-sela Sanggar Kerja, Acting Konjen RI telah mengukuhkan dan menyerahkan sertifikat kelulusan kepada 11 peserta yang hadir secara luring di KJRI Osaka.
Selain dari wilayah Jepang Barat, terdapat juga peserta yang berasal dari Hokkaido dan Kumamoto yang hadir pada upacara kelulusan. Di samping sertifikat, para peserta juga diberikan kenang-kenangan berupa berbagai produk unggulan Indonesia seperti teh celup, kopi, dan bumbu instan masakan nusantara.
Antusiasme masyarakat Jepang di wilayah kerja terhadap pembelajaran bahasa Indonesia tergolong tinggi. Pelaksanaan KBI menjadi salah satu sarana yang baik dalam upaya membuanakan bahasa Indonesia.
Melihat apresiasi positif dari para peserta, KJRI Osaka berencana akan kembali menyelenggarakan KBI pada tahun 2025.
Sumber: KJRI Osaka










