Mediaciber.net.PALANGKA RAYA-Tak kunjung etikad baik dalam menyelesaikan suatu permasalahan lahan oleh kebun sawit ,hal ini dapat menghambat aktivitasi mereka sendiri dalam berprogress baik kepala daerah dan pemangku kepentingan harus bertindak menemukan titik solusi akibat dari penggusuran lahan makam leluhur Yanto Saputra dan lahan milik keluarga besar mereka seluas 45 Hektar, yang terletak di desa Luwuk Sampun,Kecamatan Tualan Hulu,Sungai Saan,Kabupaten Kotim.
Yang mana diketahui dari informasi di lapangan perusahan tersebut adalah PT Hutan Agro Lestari (HAL), yang merupakan anakan dari grup Musirawas yang mana telah diduga apakah dengan faktor sengaja atau tidak telah mengusur pemakaman keluarga besar Yanto saputra, dan diketahui kuburan Ayah Yanto sendiri pun tergusur.
“Sampai dengan detik ini,Kamis 8 Februari 2024, pukul 14.45 wib perwakilan perushan sama sekali tidak ada itikad baik dalam menyelesaikan masalah mereka, terkesan mereka anggap yang mereka gusur bukan manusia, ini melecehkan harkat dan martabat kami. kami minta kedamangan dan pihak kepala daerah , serta pihak aparat berikan kami keadilan, jangan kesanya malah melindungi kepentingan perusahaan,”tegas Yanto.










