Terpisah Mendengar adanya informasi ada warga masyarakat dayak yang tidak mendapatkan keadilan dan perlakuan hak, apalagi ini dilakukan oleh perkebunan sawit , investor di bumi tambun bungai, Ketua Umum Fordayak Kalteng, Bambang Irawan,melalui rilisnya resmi, ,ia merasa geram dan bersuara tegas kepada seluruh Unsur Petinggi Manajemen PT Hutan Agro Lestari, diman apakah beberapa perusahan yang pernah berlaku tidak adil dengan warga masyarakat kecil khususnya suku Dayak, mereka minta secara massa organisasi besar-besaran pernah mereka boikot sampai hak-hak warga masyarakat kecil mendapatkan suatu yang nama keadilan.
“Kami memboikot bukan asal, tapi sebagai bentuk meminta keadilan dan hak masyarakat kecil terutama pahari kami satu suku Dayak, sedarah dan satu nenek moyang kami,dan kami mendengar salah satu saudara kami diperlakukan tidak adil, kami akan meminta keadilan untuk saudara kami Yanto, yang miris kuburan keluarga besar malah di gusur untuk dijadikan lahan sawit, jangan lah perusahan sawit berlaku seperti itu, lakukan sesuai hukum yang berlaku dan selesaikan permasalahan ini secara adil,damai, tentunya beradab di tanah kami suku Dayak,”:tegas Bambang memberikan warning untuk dalam waktu dekat perusahan tersebut harus membereskan masalah mereka dengan pihak keluarga ahli waris Yanto.
Dan sampai berita ini naik cetak, pihak perusahan sama sekali belum memberikan konfirmasi resmi,(ryt)
PT HAL Belum punya Etikad baik Selesaikan penggusuran makam leluhur Pak Yanto Saputra cs










