Berdalih Pembangunan Gasebo, Pemdes Pranggang Melalukan Penebangan Pohon di Sumber Complang Tanpa Ijin

admin
Img 20240213 164818

Mediaciber.net.Kediri – Aksi penebangan pohon di area sumber air lagi marak di Kabupaten Kediri. Beberapa alasan pohon tersebut harus ditebang adalah karena lokasi tersebut akan dibuka sebagai wisata desa.

Seperti halnya yang dilakukan oleh pihak Pemdes Pranggang di Sumber Complang yang berada di Desa Pranggang, tepat nya di utara Balai Desa Pranggang ke arah Barat 500 meter, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Peristiwa ini berawal satu bulan yang lalu, ketika pihak pemdes Pranggang melakukan penebangan pohon Waru dan Mlinjo dilokasi sumber yang saat ini dijadikan destinasi wisata. Kemudian, sepuluh hari yang lalu pihak Pemdes Pranggang melanjutkan penebangan pohon Miri yang ada ditengah sumber.

Berdalih untuk pembangunan gasebo dan mempercantik lokasi wisata desa pihak pemdes Pranggang tanpa mengantongi ijin dari dinas terkait melakukan penebangan pohon dilokasi Sumber Complang.

Informasi yang didapatkan media ini dilapangan bahwa pihak pemerintah desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten melakukan penebangan besar besaran di area Sumber Complang dengan dalih bahwa pohon tersebut sudah lapuk.

Kepala UPTD Pengairan Pagu Kabupaten Kediri Retno saat dikonfirmasi media ini mengiyakan tentang penebangan pohon yang ada di Sumber Complang. Pihaknya juga sudah mengingatkan pihak desa agar tidak menebang pohon di area Sumber Complang.

“Kami hanya mendapatkan laporan lisan dari pihak desa terkait penebangan pohon yang ada di Sumber Complang. Namun laporan itu setelah mereka melakukan penebangan pohon. Kemudian kami melakukan sidak kelokasi dan ternyata pihak desa bukan hanya menebang pohon yang mau ambruk malah pohon lainnya juga ditebangi,” ungkap Retno dihubungi melalui sambungan selulernya, Selasa (12/2).

Ditambahkan oleh Retno, bahwa kami juga sudah mengingatkan pihak desa, untuk penebangan pohon di area Sumber Complang harus mendapatkan ijin dari BBWS dan PUPR Kab Kediri. “Perihal peristiwa ini sudah kami laporkan kepada pimpinan kami untuk ditindaklanjuti, “tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!