Mediaciber.net.Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali meluncurkan Wastra Pakaian Khas Kediri pada momentum Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1220.
Pakaian khas terbaru ini tetap mengusung motif lidah api serta menampilkan nuansa warna merah.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyebutkan, meski menampilkan adaptasi desain baru, namun tidak meninggalkan pakem-pakem yang dulu telah dikaji oleh pakar budaya.
“Wajah baru (pakaian khas) ini dilakukan supaya kita punya beberapa desain yang ketika bandara sudah buka kita bisa menyambut para tamu dengan berbagai macam desain,” terang bupati yang akrab disapa Mas Dhito.
Sebagaimana Pakaian Khas Wdhan dan Ken Kadiri, yang diluncurkannya dua tahun lalu. motif lidah api, padma teratai, serta motif dua gunung yang melambangkan Wilis dan Kelud masih menjadi corak pakem.
Terkait filosofi wastra baru pakaian khas ini, kata Mas Dhito, tidak mengalami perubahan jika dibanding dengan pakaian terdahulu. Pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat untuk menggunakan pakaian khas yang ada.
Hal ini, lanjut Mas Dhito, bisa membuat pakaian khas ini menjadi sebuah pakaian adat jika masif dipakai pada berbagai acara dalam waktu yang panjang.










