“Ini menjadi bagian dari kewajiban kami dalam akuntabilitas dan transparansi bahwa surat suara harus dicetak tepat jumlah, tepat jenis, tepat kualitas, tepat waktu, tepat biaya, dan tepat sasaran (6 T), yang sudah kita tetapkan sebagai prinsip pengelolaan logistik surat suara,” ujarnya.
Kemudian untuk kelancaran ketika pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November 2024, Nanang Qosim mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya PLN, BPBD, serta Satpol PP.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN, bahwa besok tidak ada pemadaman listrik. Kita juga bersurat kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Kediri, ketika ada kejadian tertentu Unit Reaksi Cepat (URC) siap meluncur. Kita berkoordinasi juga dengan Satpol PP dan pihak-pihak terkait. InsyaAllah kita sudah berupaya semaksimal mungkin dalam rangka menangani apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Nanang Qosim juga berharap besok cuacanya seperti hari ini, dalam kondisi terang benerang, sehingga tetap bisa melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara secara lancar dan damai.(sinyo)












