Monumen Anggaran APBD 2023, Kades Tiwet Bantah Pasar Desa Telan Anggaran Rp 100 Juta

admin
Img 20250122 Wa0010

Mediaciber.net.LAMONGAN – Proyek pembangunan yang awalnya disebut sebagai Pasar Desa Tiwet menuai kontroversi. Kepala Desa Tiwet, Ahmad Syaifuddin Zuhri, secara tegas membantah bahwa proyek yang saat ini terkesan menjadi monumen anggaran tersebut adalah pasar desa.

Menurutnya, proyek yang menelan anggaran dari APBD 2023 itu adalah pembangunan ruko, bukan pasar desa.”Jangan bilang pasar desa, mas. Itu ruko, ada lima stand,” ujar Syaifuddin, Selasa (21/1/2025).

Pernyataan ini semakin menarik perhatian publik ketika Syaifuddin membeberkan bahwa proyek pembangunan ruko tersebut menelan anggaran sebesar Rp 50 juta, bukan Rp 100 juta seperti yang disebutkan dalam APBD 2023 melalui BKPD.

“Proyek itu saya beli dari Mas Dimyati (sekarang – Anggota DPRD Lamongan Fraksi Partai Gerindra) yang diperoleh dari Wakil Bupati Lamongan Kiai Ro’f (KH Abdul Rouf) senilai Rp 50 Juta,” katanya.

Ketika ditanya untuk proyek yang menelan anggaran Rp 100 juta bersumber dari APBD, Syaifuddin memberikan klarifikasi mengejutkan. Dana tersebut, menurutnya, untuk pengurukan lahan dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di lokasi yang sama, jauh sebelum proyek ruko dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!