Orang tua BS, VN menyayangkan sikap dari pihak sekolahan yang tidak bijak dan sangat prosedural dalam menetapkan aturan.
“Wong ya orang tua juga sedang antri bayar, nglunasi pada saat yang bersamaan, kok anak saya diperlakukan seperti itu, kebangetan. Kecuali orang tua nya gak ngurus anaknya, ya kaaihan lah anak saya. Coba bayangkan bagaimana rasanya bila diperlakukan seperti itu,” ungkapnya.

Masih ucap VN, Saya memikirkan kondisi psikis anak saya, saya khawatir tumbuh kembangnya terganggu. Seharusnya sekolah sebagai tenaga pendidik tidak semestinya melakukan tindakan tersebut dan lebih bijak lagi.
Dilain pihak, saat media ini mendatangi pihak lembaga sekolah, hanya ditemui oleh bagian administrasi dan guru kelas. Pihak sekolah menyampaikan permintaan maaf dan akan memperbaiki sistem ke depan nya, dan mengatakan bahwa Kepala sekolah, Atabik,Spd.i sedang ada kegiatan di luar sekolah.(sinyo)












