Kepala Sekolah SMPN 1 Ngasem Berdi Prayitno Klarifikasi Dugaan Tumpang Tindih Dana BOS dan APBD

admin
Img 20260430 Wa0013

Mediaciber.net.Kediri – Kepala SMP Negeri 1 Ngasem, Berdi Prayitno, S.Pd., M.M.Pd., memberikan klarifikasi resmi terkait surat konfirmasi dari LSM FAAM Nganjuk tertanggal 28 April 2026. Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan anggaran sekolah.

Berdi menjelaskan bahwa pada tahun 2026, sekolah memang tercatat menerima alokasi dana sarana dan prasarana dari APBD sebesar Rp270 juta. Namun hingga saat ini, dana tersebut belum diterima baik dalam bentuk uang maupun barang.

Menanggapi dugaan adanya tumpang tindih anggaran antara dana BOS dan APBD, ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut belum memiliki dasar yang kuat. “Dana APBD belum kami terima, sementara penggunaan dana BOS masih berjalan dan belum tutup tahun anggaran,” jelasnya. Kamis (30/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan dana BOS hanya diperuntukkan bagi rehabilitasi ringan seperti pengecatan, perbaikan fasilitas kecil, dan penataan lingkungan sekolah. Sementara itu, dana APBD digunakan untuk rehabilitasi skala sedang hingga berat, sehingga tidak terjadi tumpang tindih peruntukan.

Lebih lanjut, Berdi menyampaikan bahwa pengelolaan dana BOS selalu diawasi melalui monitoring dan evaluasi rutin oleh Dinas Pendidikan dan Inspektorat setiap tiga bulan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!