Lebih lanjut, Mbak Wali menuturkan Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H, juga baru pertama kali diadakan di Kota Kediri.
Harapannya, bisa diadakan kembali di tahun mendatang, semakin meriah dan menjadi agenda tahunan Kota Kediri. Hal ini juga selaras dengan salah satu Sapta Cita Kota Kediri yakni Kediri City Tourism (D’Cito).
“Kegiatan budaya seperti ini juga bisa menjadi daya tarik wisata, sehingga membuat orang-orang ingin berkunjung ke Kota Kediri untuk mempelajari seni budaya yang ada di sini,” harapnya.
Wali Kota juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta kirab yang telah menampilkan kreativitasnya. Hal itu telah menghadirkan nuansa budaya sekaligus religi yang begitu hidup.
Rute Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1.447 H, mengambil start dari Masjid Agung Kota Kediri, melewati Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dhoho, dan finish di Balai Kota Kediri Jalan Basuki Rahmad. Setelah finish, tumpeng diterima langsung oleh Wali Kota Kediri dan jajaran. Kemudian tumpeng-tumpeng tersebut didoakan dan dimakan bersama.
Turut serta Kirab Budaya ini, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Sekretaris Daerah Bagus Alit, para asisten, staf ahli, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Camat dan Lurah se-Kota Kediri. (nyo)












