Mediaciber.net.Kediri – Pemerintah Kota Kediri resmi memulai proyek peningkatan Jalan Stasiun dan Jalan PJKA, melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Qowimuddin, Sekda Bagus Ali, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, perwakilan Forkopimda, serta jajaran Dinas PUPR.
Proyek ini tak hanya mencakup perbaikan badan jalan, namun juga menyasar rehabilitasi saluran drainase dan penataan ulang trotoar Jalan Stasiun yang selama ini menjadi nadi pergerakan masyarakat dan wajah depan kota.
“Jalan Stasiun merupakan kawasan strategis, menjadi pintu gerbang pertama bagi pengunjung yang tiba di Kota Kediri. Di depannya juga terdapat Makam Mbah Wasil, yang memiliki nilai historis dan spiritual. Karena itu, kawasan ini layak untuk dipercantik menjadi salah satu ikon kota,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini, Kamis (26/6).
Menurutnya, penataan kawasan dimulai sejak awal Juni dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Trotoar yang sebelumnya sempit akan diperluas hingga lebih layak, ramah pejalan kaki, termasuk bagi penyandang disabilitas. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas tambahan seperti kursi santai dan jalur pedestrian juga akan disiapkan, sejalan dengan program wisata kota Kediri City Tourism (D’CITO).
“Area ini akan dilengkapi pohon Jacaranda berwarna ungu, warna yang sudah menjadi identitas Kota Kediri. Kami harap kawasan ini nantinya bisa menjadi tujuan wisata baru yang menarik,” imbuhnya.
Peningkatan infrastruktur ini, lanjut Mbak Wali, merupakan bagian dari pembangunan kota berkelanjutan yang akan dilakukan bertahap. Nantinya, sarana pendukung seperti area parkir juga akan dibangun. Ia pun mengajak warga untuk ikut menjaga fasilitas yang dibangun agar tetap awet dan bersih.












