Mediaciber.net.Kediri – Sejumlah siswa dari MI Ata’awun dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tugurejo.
Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah para siswa menyantap makanan yang dibagikan di sekolah. Beberapa siswa mengalami gejala mual dan muntah, bahkan ada yang harus mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan kondisi para siswa saat ini berangsur membaik.
“Kondisi anak-anak sudah membaik, sudah tidak mual,” ujarnya. Selasa (28/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi bersama instansi terkait guna memastikan kejadian serupa tidak terulang, khususnya dalam pelaksanaan program MBG di lingkungan madrasah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan.
“Kami langsung melakukan penanganan medis terhadap siswa yang terdampak, sekaligus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pastinya,” jelasnya.












