Ketua Panitia Festival Keroncong Nasional 2025, M. Nurhadi (Gus Nur), menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dan kontribusi para pelaku seni yang turut menyukseskan acara tersebut.

“Festival ini tidak sekadar panggung hiburan, namun menjadi ruang kontemplatif untuk menyemai rasa cinta tanah air melalui musik keroncong yang sarat nilai historis dan estetis. Kami berharap, melalui SPASMA, generasi muda semakin mencintai warisan budaya leluhur,” ungkap Gus Nur.
SPASMA 2025 ditutup dengan semarak yang penuh sukacita dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Kabupaten Madiun maupun pengunjung dari luar daerah. Semangat gotong-royong, kreatifitas tanpa batas, serta kecintaan terhadap budaya lokal menjadi benang merah yang mengikat seluruh rangkaian acara dalam harmoni pembangunan berkelanjutan menuju Madiun Maju, Mandiri, dan Sejahtera. ( Tris.)












