“Bagaimana mungkin ada urugan ilegal, solar subsidi, dan truk mati plat beroperasi, sementara proyek ini berada persis di depan Polsek? Aparat harus memberi contoh, jangan sampai masyarakat menilai hukum hanya tegas pada rakyat kecil,” imbuhnya.
Efianto menegaskan, WaGs akan terus mengawal proyek IKM Menganti agar transparan, sesuai aturan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bukan hanya segelintir pihak.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Diskoperindag Gresik maupun kontraktor pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi. Polres Gresik juga masih mendalami hasil pemeriksaan terkait temuan solar, urug, dan armada pengangkut.(*)












