“Proyeknya sudah berjalan baik. Tinggal menunggu penyelesaian akhir. Paling lambat akhir tahun semua tuntas,” jelas Anang.
Tidak hanya fokus pada tahun berjalan, Dinas Pendidikan juga telah menyiapkan rencana lanjutan untuk tahun 2026.
Sedikitnya 100 sekolah kembali diusulkan untuk mendapatkan program serupa, baik dalam bentuk rehabilitasi maupun pembangunan ruang belajar baru.
“Kami sudah ajukan 100 sekolah lagi untuk tahun depan. Tetapi tentu realisasi menyesuaikan hasil verifikasi dan kemampuan anggaran,” imbuhnya.
Salah satu sekolah yang tengah direhabilitasi adalah SMPN 2 Ngasem yang berlokasi di Jalan Simpang Lima Gumul Desa Sumberejo. Dulunya ini adalah SDN Sumberejo 2 kemudian ditingkatkan dan berubah menjadi SMP.
Dinas Pendidikan melakukan pembenahan ruang kelas yang semula terbatas dan tidak mampu menampung seluruh siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kediri, M. Muhsin menambahkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan solusi sementara agar proses belajar tetap berjalan lancar.(sinyo)












