Efianto Soroti Banjir Kali Lamong yang Terus Berulang di Gresik

admin
Img 20251222 Wa0004

“Banjir Kali Lamong ini bukan kejadian baru. Hampir setiap tahun warga Gresik Selatan menjadi korban. Ini menunjukkan persoalan banjir belum ditangani secara tuntas,” tegas Efianto.

Menurutnya, persoalan banjir Kali Lamong seharusnya dapat diselesaikan apabila ada keseriusan dan sinergi lintas pemerintahan. Ia mendorong pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah untuk duduk bersama mencari solusi permanen.

“Jika pemerintah pusat, provinsi, dan daerah mau duduk bersama serta menyamakan langkah, saya yakin persoalan banjir Kali Lamong ini bisa diatasi,” ujarnya.

Efianto juga menekankan kondisi geografis Kabupaten Gresik yang berada di wilayah hilir. Ia menyebut Gresik merupakan ujung dari berbagai aliran sungai besar.

“Perlu dipahami bahwa Gresik adalah ujung dari aliran sungai besar, baik yang terhubung dengan sistem Sungai Brantas maupun Bengawan Solo. Ketika debit air meningkat di wilayah hulu, dampaknya pasti dirasakan masyarakat Gresik,” jelasnya.

Ia berharap penanganan banjir Kali Lamong dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir agar banjir tahunan tidak terus berulang dan masyarakat tidak lagi menjadi korban.

Sebelumnya, banjir luapan Sungai Kali Lamong juga merendam ratusan rumah warga di wilayah selatan Kabupaten Gresik sekitar satu bulan lalu.(aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!