Pemkab Jombang Launching Penyaluran ADD dan PDRD 2026, Total Anggaran Desa Capai Rp144,8 Miliar

admin
Img 20260210 Wa0013

“Besarnya anggaran ini harus diimbangi dengan pengelolaan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Perencanaan harus matang dan pelaporan harus tepat waktu,”tegas Bupati Warsubi.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati juga mendorong desa untuk mendukung dan menyukseskan program strategis pemerintah pusat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Ia juga memperkenalkan gagasan penguatan kewirausahaan desa melalui program satu dusun tiga wirausaha.

“Pembangunan desa harus terus ditingkatkan. Hasil Musrenbang jangan berhenti di dokumen, tetapi harus segera ditindaklanjuti agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,”tambahnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada desa-desa berprestasi tahun 2025.

Untuk kategori Penyusunan APBDes Tercepat, Juara I diraih Desa Gajah (Kecamatan Ngoro), Juara II Desa Asemgede (Kecamatan Ngusikan), dan Juara III Desa Pojokrejo (Kecamatan Kesamben). Sementara kategori Video Kreatif Desa diraih oleh Desa Mojotrisno, Desa Carangrejo, dan Desa Ngampungan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jombang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jombang Ibrahim Hadi Wibowo juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris perangkat desa dan petugas ambulans desa yang telah meninggal dunia, sebagai bentuk komitmen perlindungan sosial bagi pelayan masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Jombang Sudiro Setiono dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penyaluran dana sesuai regulasi terbaru, sehingga ADD dan PDRD Tahun 2026 dapat segera dicairkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa.(kas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!