Disdik Turun Tangan, Polemik Setoran Rp300 Ribu di SMPN 1 Purwoasri Diklaim Miskomunikasi Administrasi

admin
Img 20260213 Wa0009

Mediaciber.netKediri – Polemik dugaan setoran Rp300.000 yang sempat mencuat di SMPN 1 Purwoasri, Kabupaten Kediri, mulai menemukan kejelasan. Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menegaskan tidak terdapat praktik pemotongan honor sebagaimana isu yang berkembang di masyarakat.

Kepala SMPN 1 Purwoasri, Puguh Supratiknyo, menjelaskan bahwa dana yang dipersoalkan merupakan bagian dari mekanisme internal untuk menutup kebutuhan operasional sementara saat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa hambatan.

“Ternyata tidak ada pemotongan. Itu pengembalian sebagian dana talangan operasional karena BOS belum cair,” ujarnya. Jumat (13/2/2026).

Ia menegaskan tidak ada unsur pemaksaan terhadap tenaga honorer. Pemanggilan tenaga kependidikan setelah kedatangan awak media, lanjutnya, murni sebagai komunikasi internal untuk meluruskan informasi yang beredar, bukan bentuk tekanan.

Sebagai pimpinan lembaga pendidikan, ia mengaku berkewajiban menjaga situasi kerja tetap kondusif dan menghindari keresahan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamad Muhsin, merespons cepat informasi tersebut dengan menyiapkan tim klarifikasi untuk turun langsung ke lapangan.

“Matur nuwun informasinya, hari ini tim dari Disdik akan mengecek ke lokasi,” tulisnya kepada awak media.

Muhsin menegaskan pemerintah daerah mengedepankan mekanisme resmi dan asas praduga tak bersalah dalam setiap dugaan pelanggaran. Pemeriksaan harus dilakukan secara objektif sebelum muncul kesimpulan maupun sanksi.

*Hasil Klarifikasi Administratif*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!