“Terkait pemanggilan tenaga kependidikan setelah kedatangan awak media, hal itu semata-mata bertujuan meluruskan informasi yang berkembang agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” tegasnya.
Ia membantah adanya tekanan maupun intimidasi, dan menegaskan bahwa suasana kerja di lingkungan sekolah tetap kondusif.
Sebagai pimpinan lembaga pendidikan di wilayah Kediri, ia merasa memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menjaga stabilitas kerja, kenyamanan tenaga pendidik dan kependidikan, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan sekolah agar kejadian serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Puguh berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran utuh kepada publik bahwa kebijakan yang diambil semata-mata untuk kepentingan kelancaran operasional sekolah dan pelayanan pendidikan kepada siswa, bukan untuk kepentingan pribadi maupun pihak tertentu. Ia pun membuka ruang komunikasi bagi pihak terkait yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut demi menjaga hubungan baik antara sekolah, tenaga kependidikan, dan masyarakat.(sinyo)










