“Melalui EPIK Mobile ini disediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti Beras SPHP, Beras Premium Jatim Cetar, minyak goreng, gula, serta beberapa komoditas lainnya”, rincinya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang Idul Fitri,” pungkasnya.
Selain pelaksanaan pasar murah, dari Bank Indonesia Jawa Timur juga mensosialisasikan penguatan ekonomi digital, transaksi non-tunai menggunakan QRIS. Masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS berkesempatan mendapatkan doorprize berupa minyak goreng gratis.
Santy Wardhani Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa ke depan diharapkan kolaborasi antara TPID dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dapat terus diperkuat.
“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah turut berperan dalam pengendalian inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi di daerah. Harapannya, stabilitas harga dapat terjaga dan masyarakat semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Jombang dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026.(red)












