Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Gurah, Nurhadi Widiyanto, S.Ag, menegaskan bahwa BRUS merupakan program strategis Kementerian Agama untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesiapan menghadapi kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para remaja agar tidak terburu-buru menikah di usia muda, tetapi fokus menata masa depan, pendidikan, dan cita-cita mereka,” jelasnya.
Setelah pembukaan, ratusan siswa mengikuti sesi materi yang dibagi ke dalam 10 kelas dengan sistem klasikal. Materi disampaikan langsung oleh para penghulu serta penyuluh agama Islam dari KUA Kecamatan Gurah.
Selain memberikan wawasan tentang perencanaan masa depan dan kesiapan berkeluarga, para siswa juga diajak memahami berbagai tantangan remaja di era modern, termasuk pentingnya menjaga pergaulan dan membangun karakter positif.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan semakin termotivasi untuk berprestasi, merencanakan masa depan dengan matang, serta menjauhi praktik perkawinan usia dini demi meraih cita-cita yang lebih besar.(sinyo)












