Pada kategori Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tanpa kecelakaan kerja, penghargaan diberikan kepada 10 perusahaan, di antaranya KSU Perdula MPS Ngoro, PT Aksha Karunia Mill, PT Anugerah Mutiara Luhur Indonesia Jaya, PT Camino Industrial Indonesia, PT Cheil Jedang Indonesia, PT Jayamas Medica Industri Tbk, PT Kimia Farma Plant Watudakon, PT Mufasufu Sejati Jaya Lestari, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari, serta PT Sumber Graha Sejahtera.
Selain itu, pada kategori Program Penanggulangan Tuberkulosis (TB) tingkat Gold, penghargaan diberikan kepada empat perusahaan, yakni PT Anugerah Mutiara Luhur Indonesia Jaya, PT Aksha Karunia Mill, PT Mufasufu Sejati Jaya Lestari, dan KSU Perdula MPS Ngoro.
Sementara itu, pada kategori Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja tingkat Platinum, penghargaan diberikan kepada enam perusahaan, yaitu KSU Perdula MPS Ngoro, PT Aksha Karunia Mill, PT Anugerah Mutiara Luhur Indonesia Jaya, PT Mufasufu Sejati Jaya Lestari, PT Seng Fong Moulding Perkasa, dan PT Sumber Graha Sejahtera.
Tak hanya perusahaan, penghargaan juga diberikan oleh Bupati Jombang kepada pimpinan unit kerja (PUK) serikat pekerja yang dinilai aktif dan berkontribusi dalam memperjuangkan hak pekerja di tingkat perusahaan.
Penerima penghargaan tersebut antara lain PUK SBSI PT Pei Hai, PUK Persaudaraan Sedolor Sehat Tentrem Jaya Lestari, PUK SPSI PT Mufasufu Sejati Jaya Lestari, PUK SPSI KSU Perdula, PUK SPSI PT Pei Hai, serta PUK PT Anugerah Mutiara Luhur Indonesia.
Puncak Peringatan May Day akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jombang Bambang Suntowo menjelaskan, puncak kegiayan May Day di Jombang akan diisi dengan senam kebugaran di Stadion dengan peserta 8000 orang dari unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.
“Selain itu ada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan geralan pangan murah,” pungkasnya.
Di sisi lain, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Subagyo S. H., mengapresiasi perhatian Pemkab Jombang terhadap pekerja.
“Sudah 13 tahun Pemkab Jombang memfasilitasi May Day sejak 2013. Padahal tahun itu belum May Day belum menjadi hari libur nasional, karena keputusan presiden terkait hari libur May Day berlaku pada 2015. Artinya Jombang berhasil menemui titik komunikasi matang terkait pekerja,” pungkas Subagyo.
Pihaknya juga berterima kasih terhadap Pemkab Jombang yang meningkatkan UMR di Kabupaten Jombang. Tidak hanya itu, mewakili serikat buruh Subagyo mengapresiasi upaya Bupati Warsubi dalam mendatangkan investor di Jombang sehingga mengurangi pengangguran.
Peringatan Tasyakuran May Day 2026 di Kabupaten Jombang ditutup dengan suasana penuh keakraban, sebagai simbol kebersamaan seluruh elemen dalam membangun dunia kerja yang lebih baik.(tim)












