Gerakan Satu GTK Satu ATS Digencarkan, Kadisdik Kediri Targetkan Ribuan Anak Kembali ke Sekolah

admin
Img 20260504 Wa0030

Mediaciber.net.Kediri – Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memperkuat upaya penanganan anak tidak sekolah (ATS). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, meluncurkan strategi bertajuk Gerakan Satu GTK Satu ATS (Satu Guru dan Tenaga Kependidikan, Satu Anak Tidak Sekolah).

Program ini menempatkan guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai garda terdepan dalam menjangkau anak-anak yang belum mengenyam pendidikan, sekaligus memastikan mereka kembali ke bangku sekolah.

Ditemui di sela rapat MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Kediri, Senin (4/5/2026), Mokhamat Muhsin menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan kolektif yang menuntut keterlibatan langsung seluruh GTK.

“Melalui Gerakan Satu GTK Satu AT, setiap guru dan tenaga kependidikan wajib turun langsung, mengunjungi, menemukan, dan mengembalikan anak-anak yang belum sekolah agar kembali belajar,” ujarnya.

Program ini berlangsung sepanjang 1 hingga 31 Mei 2026 dengan target penurunan angka ATS yang signifikan. Saat ini, jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Kediri tercatat sekitar 6.160 siswa.

“Kami menargetkan dalam satu bulan ini terjadi penurunan drastis, minimal hingga kisaran 2.000 sampai 3.000 siswa,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!