“Alhamdulillah kunjungan kami diterima dengan baik oleh jajaran Rutan Medaeng, Lapas Sidoarjo, serta perwakilan Kanwil Pas Jatim. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat positif, terutama dalam mendukung proses pembinaan warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Menurut Kemas, salah satu program yang tengah disiapkan adalah sosialisasi dan edukasi hukum bagi warga binaan. Program tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai hak, kewajiban, serta kesadaran hukum sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain itu, donasi Al-Qur’an yang diberikan diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus menumbuhkan semangat memperbaiki diri bagi para warga binaan.
“Pembinaan tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran hukum dan memperkuat nilai-nilai spiritual. Semoga bantuan Al-Qur’an ini bisa bermanfaat dan menjadi bagian dari proses pembinaan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dengan elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, baik dari sisi hukum, moral, maupun keagamaan di Jawa Timur.
(AD1W)












