“Melalui bantuan ini kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan petani lebih terbantu, terutama dalam menghadapi tantangan musim dan biaya produksi,” katanya.
Menurut Sukadi, arahan Mas Dhito kepada jajaran dinas adalah memastikan seluruh program pertanian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kelompok tani penerima bantuan.
Mas Dhito juga menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi petani melalui berbagai program pertanian, termasuk penyediaan sarana produksi dan penguatan infrastruktur pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memperkuat sektor pertanian. Sepanjang tahun 2026, Pemkab Kediri menargetkan penyaluran sekitar 150 hingga 190 unit alsintan kepada kelompok tani di berbagai wilayah.
Sebelumnya, pada awal tahun 2026, pemerintah daerah juga telah menyerahkan puluhan unit traktor roda empat kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Kediri sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.
Para petani penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka berharap bantuan alat pertanian dan benih jagung dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Dengan adanya dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis sektor pertanian di wilayahnya dapat terus berkembang dan menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah.(sinyo)












