DPP OPSHID Serahkan Kunci Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah, Ibu Sutrami Bersujud Syukur dan Ucapkan Terima Kasih Kepada OPSHID

admin
Img 20221026 Wa0362

Mediaciber.net.Lamongan – Bersujud syukur dan tangis bahagia , Sutrami (55) warga Desa Sendangagung Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan menerima kunci Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS). Sebelumnya wanita paruh baya ini menempati rumah yang terbuat dari ayaman bambu dan tidak layak huni. Kini oleh Organisasi Pemuda Siddiqiyyah (OPSHID ) dibedah dan dibangunkannya Rumah Syukur Layak Huni Siddiqiyyah (RSLHS).

Baksos bedah rumah milik Sutrami yang sehari – hari berkerja buruh serabutan ini sebagai cerminan rasa cinta pemuda siddiqiyyah kepada masyarakat Indonesia utamanya warga tidak mampu dan bentuk cinta tanah air Indonesia dan rasa syukur atas peristiwa besar yakni Sumpah Pemuda yang diperingati tiap tanggal 28 Oktober.
“ Puji syukur Alhamdulillah saya sangat senang sekali, sampai-sampai tidak bisa berkata apa-apa karena sangat senangnya. Sungguh tidak menyangka bakal dibuatkan rumah yang sebagus dan selayak ini,” ucap Sutrami.

Tidak lupa Ia mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Shiddiqiyyah, terutama para pemuda siddiqiyyah yang sudah memberi amanat untuk selalu peduli terhadap sesama. “Dengan dibangunkanya rumah yang sangat layak ini, semoga kami kedepannya bisa lebih bisa meningkatkan ketaqwaan kami utamanya ibadah kepada Allah.S.W.T., serta apa yang sudah diberikan kepada saya ini mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT., Amin,” ucapnya lagi.

Kepala Desa Sendangagung Panut Supono juga menyampaikan ucapan bersyukur dan berterima kasih yang mana salah satu warganya mendapatkan keanugerahan saat ini. Diaman dulu bertempat tinggal di rumah yang tidak layak huni, dan sekarang ada rumah syukur layak huni program dari OPSHID ini. ” Puji syukur Alhamdulillah dan terima kasih atas bantuan dari OPSHID karena telah melaksanakan kegiatan ini, karena ini menjadi bagian tanggung jawab saya yang belum terpenuhi dan ini dibantu oleh OPSHID untuk menyelesaikan satu dari warga saya. Dari asalnya rumah tidak layak huni yang ditempati dan sekarang menjadi rumah yang sangat layak untuk dihuni,” ujar Panut Supodo.

“Mudahan-mudahan OPSHID senantiasa istiqomah (kontinue) kedepan bisa mrlaksanakan hal-hal semacam ini syukur bisa berkembang lagi sehingga punya nilai manfaat yang lebih besar lagi lebih besar dan lebih luas kepada masyarakat,” lanjutnya .

Supono menilai Bu Sutrami adalah Ibu yang tangguh dan sehari-harinya selalu diajak warga memanen buah sawo dengan cara memanjat pohon. sawo yang begitu tingginya, kita ketahui kalau memanen buah sawo tidak bisa di petik dengan tangan langsung. “Namun harus memakai galah kayu dan itu naiknya sampai tinggi mungkin kalau saya sendiri sebagai laki-laki tak akan berani naik setinggi dan resikonya. Tapi Ibu Sutrami mampu dan sanggup melakukan pekerjaan seperti itu, dia hidup cuma berdua sama putranya,” ujarnya

IMG-20221026-WA0364

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!