Mediaciber.net.Kediri,
Seorang tokoh agama berinisial Ho di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, diamankan Satreskrim Polres Kediri terkait dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Penahanan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Sabtu malam (16/5).
Penangkapan tersebut sempat memicu kemarahan warga. Puluhan masyarakat yang mengetahui kabar itu berkerumun di sekitar rumah pelaku dan berusaha menghadang mobil petugas saat tersangka dibawa menuju Mapolres Kediri.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah anak diduga menjadi korban dan mulai menceritakan peristiwa yang dialami kepada orang tua masing-masing. Dari laporan awal, jumlah korban disebut terus bertambah.
Ketua RT setempat, Murjito, mengatakan awalnya terdapat empat anak yang melapor. Namun setelah dilakukan penelusuran dan komunikasi dengan warga, jumlah korban bertambah hingga sekitar 10 anak.
“Awalnya ada empat anak yang melapor. Setelah ditelusuri lagi ternyata bertambah sampai sekitar 10 anak,” ujarnya.
Menurut Murjito, mayoritas korban masih berusia anak-anak dan yang paling besar masih duduk di bangku SMP kelas 1. Ia menyebut warga tidak menyangka sosok yang selama ini dikenal sebagai guru ngaji dan tokoh agama itu diduga melakukan tindakan tidak senonoh.
“Sehari-hari dikenal baik dan aktif dalam kegiatan keagamaan,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban disebut mengalami trauma. Beberapa anak bahkan takut berada di rumah sendirian dan telah mendapatkan pendampingan psikologis.












