Mediaciber.net.Kediri,
Penutupan Jembatan Kaliombo I untuk pekerjaan rehabilitasi mulai memengaruhi arus lalu lintas di Kota Kediri. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, jalur alternatif, hingga penempatan petugas gabungan guna mengurai kepadatan kendaraan yang diperkirakan berlangsung selama masa pekerjaan hingga 11 Desember 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menegaskan bahwa rehabilitasi Jembatan Kaliombo I merupakan langkah strategis dan tidak bisa ditunda lagi. Pasalnya, usia jembatan yang menjadi salah satu akses vital di Kota Kediri tersebut telah mencapai sekitar 86 tahun, jauh melampaui umur teknis ideal sebuah jembatan yang berkisar antara 25 hingga 35 tahun.
“Pembangunan dilakukan sebagai upaya pembenahan dan pemeliharaan. Jangan sampai menunggu terjadi kerusakan yang lebih besar baru dilakukan perbaikan. Tahun ini penganggaran pembangunan jembatan difokuskan untuk Jembatan Kaliombo I,” ujarnya.
Sejak penutupan diberlakukan pada 29 Mei 2026, sejumlah ruas jalan mengalami peningkatan volume kendaraan. Namun demikian, Dishub memastikan kondisi lalu lintas masih terkendali dan belum mengalami kemacetan total.
Berdasarkan pemantauan melalui Area Traffic Control System (ATCS), kepadatan yang terjadi lebih disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan dan adanya pelimpahan arus dari Jalan Urip Sumoharjo. Selain itu, sistem buka-tutup atau perlintasan bergantian di sekitar area proyek juga turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan.
“Dari pantauan ATCS, kondisi lalu lintas terpantau padat merayap, bukan stagnan atau berhenti total. Kepadatan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan dan pelimpahan arus dari Jalan Urip Sumoharjo,” jelas Arief.
Untuk meminimalisir dampak penutupan, Dishub Kota Kediri telah menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan ke sejumlah jalur alternatif. Bus dari arah Surabaya menuju Tulungagung dialihkan melalui Jalan Mayor Bismo, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Sersan Suharmadji.












