Mesiaciber.net.LAMONGAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Lamongan memasuki babak baru dengan adanya dugaan intimidasi terstruktur kepada para Kepala dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Kecamatan Laren.
Berdasarkan surat tertulis, Kepala dan Guru PAUD, termasuk Satuan PAUD Sejenis (SPS), Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak-Kanak (TK), diminta untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, yakni Yuhronur Efendi dan Dirham Akbar Aksara.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Gugus 01, Siti Zunavaroh, perintah tersebut diumumkan sebagai hasil rapat pada 21 Oktober 2024.
“Kami mohon bantuan seluruh kepala dan guru PAUD untuk memberikan dukungan pilkada dengan memilih paslon Cabup dan Cawabup Lamongan nomor urut 2,” tulisnya.
Kabupaten Lamongan terdiri dari 27 kecamatan ini memiliki jumlah lembaga PAUD yang bervariasi di setiap kecamatannya. Jika tindakan serupa terjadi di semua kecamatan, ini berpotensi menjadi praktik intimidasi terstruktur dalam Pilkada.
Kasus ini memperlihatkan bahwa pendidikan seharusnya bebas dari pengaruh politik. Dengan adanya tekanan politik seperti ini, netralitas dunia pendidikan bisa tercoreng dan mengancam independensi para guru dan tenaga pendidikan.
Selain instruksi untuk mendukung paslon nomor urut 02, surat bernomor 02/GUGUS 01/VIII/2024, tertanggal 24 Oktober 2024, juga memuat rincian pengumpulan iuran yang cukup memberatkan.












