
Lebih lanjut, Sutrisno Ketua LSM Garda Wengker terus ke Kantor Desa Gunungsari menemui Kades beliau tidak ada ditempat akhirnya saya menemui perangkat Nariyo dan disambut baik di ruang kerjanya, tapi ironisnya saat ditanya terkait pekerjaan Reas Area beliau kaget , Nariyo mengatakan saya tidak tau menahu terkait proyek tersebut semua yang mengelola pak kades ,mulai proses lelang sampai mencari CV pemenang semua Pak kades , disini ada 5 TPK semua tidak dilibatkan.” kok bisa penanggungjawab pekerjaan dilemparkan ke saya jelas ,” Nariyo.
Dengan adanya hal tersebut menguatkan peran media dan LSM Garda Wengker sebagai mitra pemerintahan dan jadi kontrol sosial, berperan aktif dengan memantau penggunaan dana keuangan desa dan memperhatikan apakah proyek yang tercantum pada papan proyek benar – benar dilaksanakan dengan baik, dengan begitu kita semua dapat memastikan bahwa bantuan dana keuangan desa digunakan secara efektif. ” pungkasmya ( Tris/yl )bersambung.












