“Kami menjalankan program Ramadan Minim Sampah, Mudik Minim Sampah, dan Lebaran Minim Sampah. Harapannya, masyarakat bisa mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat berburu takjil,” jelas Arman.
Meski volume sampah meningkat, DLH tidak menambah jumlah petugas kebersihan selama Ramadan.
“Kami mengandalkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah, karena jumlah petugas tetap seperti hari biasa,” tambahnya.
DLH juga mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam pengurangan sampah dengan langkah sederhana, seperti menggunakan wadah sendiri saat membeli takjil.
“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, misalnya dengan membawa tempat makan sendiri atau memilih kemasan yang lebih ramah lingkungan. Langkah kecil ini bisa memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan,” ujar Arman.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, diharapkan Ramadan tetap menjadi momen yang tidak hanya penuh berkah, tetapi juga lebih ramah lingkungan.(sinyo)












