Jembatan Semampir Kediri Ditutup Total, Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

admin
Img 20250915 Wa0069

Bus dan angkutan barang dari Surabaya menuju Tulungagung dialihkan melalui Mayor Bismo – Diponegoro – Burengan – Kapten Tendean.

Bus dari Tulungagung ke Surabaya diarahkan masuk Terminal Tamanan sebelum kembali ke pusat kota melalui Alun-alun – PB Sudirman – Yos Sudarso.

Kendaraan berat di atas 10 ton diimbau tidak melintasi Kota Kediri, melainkan melalui jalur alternatif Papar – Bogo – Simpang Lima Gumul – Blitar.

Selain memasang rambu dan banner pengalihan arus di berbagai titik, Dishub juga mengoptimalkan Area Traffic Control System (ATCS) untuk menyesuaikan durasi lampu merah di persimpangan rawan macet. Personel gabungan dari Polres Kediri Kota dan Dishub juga diturunkan untuk mengatur lalu lintas pada jam sibuk.

Didik menambahkan, kendaraan besar dilarang melintas di Jembatan Brawijaya guna mencegah kepadatan berlebih. “Kami minta masyarakat menyesuaikan perjalanan. Memang akan ada ketidaknyamanan selama dua bulan ini, tapi semua demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Kediri berharap proyek rehabilitasi Jembatan Semampir berjalan sesuai target tanpa menimbulkan kemacetan parah di kota.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!