Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Karena itu, sinergi antara Polri, serikat pekerja, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan produktif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan komitmen Polres Gresik untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen serikat pekerja, serikat buruh, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kompol Yusis mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan kepolisian. Polres Gresik, kata dia, siap membuka ruang dialog dan kerja sama dengan semua elemen, khususnya komunitas buruh dan ojek online yang memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di tingkat akar rumput.
Kegiatan Apel Kebangsaan ini ditutup dengan penyerahan simbolis Beras SPHP kepada perwakilan Serikat SP/SB dan komunitas ojek online Gresik, sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian sosial Polres Gresik. Momen kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan sarapan kebangsaan, yang memperlihatkan keakraban antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat dari semangat sinergi dan kekeluargaan dalam mewujudkan Gresik yang aman, tertib, dan penuh rasa persaudaraan.(aji)












