Ketua LSM GMAS soroti Dugaan Pengurukan Tanah Ilegal Yang Mengakibatkan Pengendara Alami Kecelakaan Di Jalan Raya Metatu

admin
Img 20251029 Wa0035

Mediaciber.net.Gresik — Puluhan pengguna jalan dilaporkan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, akibat kondisi jalan yang licin karena sisa tanah uruk yang berceceran dan tidak dibersihkan.

Sehingga saat hujan turun, tanah tersebut membuat jalan menjadi licin dan mengakibatkan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor

Ketua lembaga sosial masyarakat (GMAS), Yudi, angkat bicara menyoroti kejadian tersebut. Ia menyayangkan kelalaian pihak yang melakukan aktivitas pengurukan karena tidak menjaga kebersihan jalan umum yang dilalui warga. “Banyak pengendara jatuh karena jalan licin akibat sisa tanah uruk yang dibiarkan begitu saja. Tidak ada petugas yang membersihkan, padahal ini sudah sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar Yudi kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).

Lebih lanjut, Yudi menyoroti adanya dugaan pengurukan lahan tersebut tanpa mengantongi ijin resmi tanah dari area waduk milik Desa Metatu untuk kegiatan pengurukan. Ia menegaskan bahwa aktivitas tersebut diduga belum mengantongi izin resmi seperti IPL, UPL, dan Amdal Lalin, galian tersebut melibatkan salah satu oknum lembaga berinisial UDN. “Kami menduga tanah uruk itu berasal dari galian waduk desa metatu.

Bahkan ada dugaan penggalian dilakukan oleh oknum lembaga di Desa Metatu berinisial UDN. Ini harus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum,” tambahnya.

Selain itu, Ketua lsm Gmas juga mengkritisi kinerja aparat kepolisian Polsek Benjeng yang dinilai lamban dalam menangani kejadian kecelakaan yang terjadi pada Selasa malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!