DKPP Kediri Perketat Pengawasan Jelang Iduladha, Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK dan LSD

admin
Img 20260514 Wa0004

Pengawasan pasar hewan dipastikan berlangsung rutin selama musim penjualan kurban. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus potensi masuk dan menyebarnya ternak sakit di wilayah Kabupaten Kediri.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan, DKPP juga memperketat administrasi pengiriman ternak keluar daerah. Setiap sapi yang diperdagangkan lintas wilayah diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Kalau nanti penjualannya ke luar daerah, wajib membawa SKKH sebagai bukti kesehatan hewan dari dinas,” tambah Pratiwi.

Di tengah pengawasan ketat tersebut, harga sapi kurban mulai mengalami kenaikan. Salah satu peternak, Ayyik Saputra, mengungkapkan harga sapi saat ini naik sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta dibandingkan hari biasa.

“Sekarang ada kenaikan harga. Yang biasanya Rp25 juta sekarang bisa Rp27 juta,” katanya.

Meski harga naik, permintaan pembeli disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi angin segar bagi para peternak setelah sempat terpukul wabah PMK dalam beberapa tahun terakhir.

DKPP memastikan hingga saat ini wilayah Kabupaten Kediri masih dalam kondisi aman dari kasus PMK maupun LSD. Pemerintah berharap pengawasan rutin dan kepatuhan pedagang terhadap aturan kesehatan ternak dapat menjaga kualitas hewan kurban hingga Iduladha nanti.

“Untuk masyarakat, InsyaAllah tidak perlu khawatir karena untuk PMK dan LSD di sini tidak ada,” tandas Pratiwi.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!