Selain kontes ternak, kegiatan ini juga diramaikan oleh pelaku UMKM lokal dan operasi pasar murah. Perum Bulog Kediri menyediakan beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57 ribu, serta gula pasir Rp15 ribu per kilogram dari pelaku usaha lokal. Beragam kuliner khas turut meramaikan suasana.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang hadir meninjau langsung di Lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Rabu (6/5/2026), memasang target tinggi bagi pengembangan sektor peternakan melalui ajang ini.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu mendorong agar kontes ternak dapat digelar rutin setiap tahun dengan skala yang lebih besar.
“Tahun depan harus bisa diselenggarakan lagi dengan euforia yang lebih besar. Harapan saya ini bisa jadi kontes ternak terbaik di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menyebut, populasi sapi di Kabupaten Kediri terus menunjukkan tren positif. Pada 2025 tercatat mencapai 216.886 ekor, meningkat dari 214.715 ekor pada 2024. Dengan jumlah tersebut, sektor peternakan dinilai memiliki peran penting dalam menopang ketahanan pangan daerah.
Mas Dhito juga berharap kontes ternak mampu menarik minat masyarakat untuk terjun ke sektor peternakan dan melahirkan peternak-peternak baru.
“Sektor peternakan ini tidak melulu harus dari latar belakang tertentu. Bisa dilakukan secara otodidak, yang penting ulet dan telaten,” terangnya.
Diketahui, kontes ternak sempat vakum selama tujuh tahun sejak 2019 akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku yang melanda dan memaksa penutupan pasar hewan. Untuk itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya menjaga ketersediaan vaksin guna mencegah wabah serupa.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan peningkatan skala kegiatan ini hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.
“Untuk tingkat nasional, Wonorejo sudah siap dan kami tidak akan kesulitan mencari lokasi,” tegas Tutik.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran forkopimcam Wates dan Ngancar, Kepala Desa Wonorejo, serta dewan juri dari kalangan akademisi dan praktisi, di antaranya Universitas Airlangga Surabaya, Uniska Kediri, dan Dinas Peternakan.(sinyo)












